Florenzi Cedera Membuat Keunggulan Giallorossi Seakan Hampa

Alessandro Florenzi

AS Roma tidak dapat seutuhnya merayakan keberhasilan skuad dari Sassuolo. Sebab Cedera yang didapat Alessandro Florenzi menjadikan i Giallorossi merasa sangat cemas.

I Giallorossi pulang dari kunjungannya menuju markas Sassuolo yang dilangsungkan di Mapei Stadium, hari Kamis, tanggal 27 oktober 2016 dinihari WIB, dengan angka full. Pernah mengalami ketinggalan terlebih dahulu, AS Roma selanjutnya bangkit dan memasukkan 3 gol di fase ke 2 untuk unggul atas skor 3-1.

Akan tetapi AS Roma mesti membayar kemenenangan tersebut dengan harga mahal. Florenzi mendapati cedera pada lututnya usai menginjak dengan tidak sempurna dan mesti digotong keluar lapangan.

Cedera pada Florenzi menjadikan AS Roma merasa cemas. Dikarenakan ketika digotong keluar lapangan, pesepak bola yang saat ini berumur 25 tahun tersebut terlihat kesakitan dan sempat keluar air mata. Dirinya dicemaskan dirinya mendapati cedera ACL. Akan tetapi Florenzi bakal masih mengikuti tes berikutnya agar daoat mengetahui seberapa parah cederanya.

Atas apa yang cendera yang diterima Florenzi tersebut menjadikan Luciano Spalletti merasa pilu. Keberhasilan kontra Sassuolo juga menjadi terasa sedikit hampa.

“Dirinya memegang erat saya, diri amat kesakitan. Kami semua betul-betul merasa simpati padanya,” Ucap Spalletti seperti disampaikan pada akun resmi klub.

“Pada saat hal semacam ini terjadi, itu mengambil kasenengan menjuarai laga. Ini yang tidak kami perlukan usai laga yang baik.”

Walau bagaimana juga Spalletti tetap menyanjung penampilan AS Roma dalam laga tersebut. i Giallorossi dikatakan dapat bangkit dengan sempurna usai sempat mengalami ketinggalan terlebih dulu.

“Sassuolo tampil sama dengan yang kami kira sebelumnya kami kecolongan gol terlalu cepat. Pada akhirnya kami dapat bangkit dan mengawali lagi dengan adanya sederet kesulitan, namun secara menyeluruh saya mesti ucapkan kami tampil baik,” ujar Spalletti.

“Edin -Dzeko memasukkan gol nail dan hal tersebut mengurangi rasa tegang. Setelah kami menyamai posisi, kami seakan bakal terus berjalan dan memasukkan gol lagi,” ucapnya menambahkan.

Keunggulan ini menetapkan AS Roma pada pos ke 2 klasemen dengan rauhan 22 angka dan masih ada selisih 2 poin dari Juve.

daadmin1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas