Mancini; Runyamnya kondisi di Inter Milan

Mancini

Inter Milan sekarang ini tengah dalam kondisi tertekan mengingat sederet hasil negative di bawah de Boer. Dalam dua belas laga yang masuk akal, Inter Milan hanya unggul  4 kali dan telah mendapati 6 kegagalan.

Pada Serie A, Inter Milan sekarang ini tergelincir pada urutan ke empat belas klasemen sementara. Hal tersebut menjadikan nasib dari De Boer pun diperbincangkan.

Frank De Boer saat sebelumnya mengatakan bahwa kondisi ini merupakan akibat dari sedikitnya waktu pramusim dengan La Beneamata. Frank De Boer memang belum lama dipilih selaku juru taktk pada awal bulan Agustus lalu, tidak sampai 3 minggu sebelum tahun dimulai.

Namun Mancini, yang pos-nya digantikan oleh De Boer, merasa memang kondisi di Inter tengah dalam keadaan rumit. Dimulai dari permasalahan presiden –yakni Erick Thohir- yang merupakan sosok asing dan rasa kurang menyatu dengan klub, hingga dengan terjadinya tahapan perpindahan atas kepemilikan menuju orang asing yang lain, yaitu Suning.

Hal ini menjadikan suasana di Inter Milan menjadi kurang nyaman, sebab pendukung seakan cenderung lebih mudah terbakar amarah sebab banyak yang tidak merasa puas. Yang selanjutnya menjadi ujung tobak ialah bagaimana prilaku dari pihak manajemen.

“Saya sempat berkarier di Inggris yang mana kala itu presiden klub nyatanya tidak Nampak secara wujudnya dan hal tersebut tidak menjadi persoalan. Sudah jelas bahwasannya semua masyarakat Inggris mempunyai pemikiran yang tak sama dengan Italia,” ucap Mancini disampaikan salah satu media yang ada di Italia.

“Kala berada di Italia, skuad butuh dalam merasakan datang pada klub, berada dekat dengan mereka setiap saat. Kadang kala tak mudah untuk mengatur dengan orang-orang Italia, pada saat ada orang China yakni Suning, orang-orang Inggris dan Italia yakni Michael Bolingbroke, Indonesia yakni Erick Thohir, sedikit lebih runyam kondisinya.”

daadmin1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas